Pentingnya Pendidikan Anak Pra-Baligh

Pendidikan anak merupakan tanggung jawab orangtua. Kelak di akhirat orangtua akan dimintai pertanggung jawabannya. Orangtua tidak bisa menyerahkan kewajiban mendidik anak kepada pihak lain, sekalipun sekolah. Peranan orangtua dalam mendidik anak tidak tergantikan oleh siapa pun. Orangtua harus hadir dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun mental. Seringkali terjadi orangtua hadir secara fisik, tapi tidak hadir secara mental.

Anak-anak kita mengalami perkembangan yang cepat. Kita tidak bisa memperlakukan anak secara sama, karena kebutuhan anak berbeda berdasarkan usianya. Kita harus memperhatikan karakter dan kebutuhan mereka dalam setiap fase pertumbuhannya.

Salah satu fase penting perkembangan anak adalah fase pra-baligh.  Fase ini adalah pondasi bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Apabila terjadi kesalahan mendidik pada fase ini maka hasilnya akan kita panen ketika mereka sudah baligh. Ketika anak sudah baligh kita akan menemui kendala mendidik mereka karena orangtua menjadi prioritas kesekian bagi anak kita.

Anak-anak usia pra-baligh (7-14 tahun) berbeda karakternya dengan anak-anak usia dini. Pada masa ini kehadiran orangtua sangat penting bagi anak. Masa ini adalah usia transisi, mereka tidak mau lagi dianggap anak kecil, terkadang sikapnya tidak semanis usia sebelumnya.

Jika pada usia transisi ini anak mendapat pendidikan yang hebat dari orangtua dan gurunya maka anak itu akan menyambut masa depannya dengan cemerlang. Masa transisi ini anak sedang mencari identitas diri.

Tugas orangtua memang tidak ringan. Fisik lelah mencari rezeki dan kemudian harus menyediakan waktu untuk memperhatikan anak-anak kita. Betapa itu tidak mudah.  Sehingga kita harus memohon kekuatan kepada Allah Swt..