Traveling Super Murah ke Singapura

Jalan-jalan ke negeri singa hampir impian setiap orang. Beruntunglah kami yang tinggal di Johor, tinggal “loncat” saja kalau mau ke negeri singa. Dengan modal uang recehan kami bisa menjambani negeri wisata itu. Singapura dan Johor hanya terpisahkan selat kecil yang nyaris bersatu. Apalagi ada jembatan yang menghubungkan kedua negeri tersebut.

            Selepas raya idul fitri, kami sekeluarga disertai dua teman dan keluarganya travelling ke Singapura. Demi kompromi dengan isi kantong, kami sepakat untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.

            Dengan menaiki bis, kami pun berangkat. Setelah melewati pemeriksaan petugas imigrasi yang super duper ketat, kami pun sampai di negeri singa. Tujuan utama kami adalah Pulau Sentosa nan indah. Hanya dengan membayar 2 dollar/orang dewasa, kami pun bisa memasuki pulau mungil ini.

            Tanpa ba..bi..bu… kami langsung gelar tikar di sudut taman. Tanpa komando pula kami langsung buka bekal. Perut sudah kompak memutar irama klasik ‘keroncongan’. Dengan penuh khidmat, kami pun menyantap bekal dari rumah. Duhai… nikmatnya, rasanya dunia hanya milik kami. Saking nikmatnya, sampai-sampai kami lupa diri dan alam sekitar.

            Setelah kekenyangan, barulah kami sadari ada berpuluh pasang mata yang menatap kami keheranan. Bahkan, diantaranya ada yang merekam dan memotret kami. He..he.. ternyata dari tadi kami jadi bahan tontonan.

            “Ah… bodo amat yang penting perut kenyang” celutuk sahabatku sambil cengengesan.

            Mungkin mereka heran baru pertamakali melihat wisatawan gelar tikar dan buka timbel 😛

            Selesai makan, kami duduk lesehan menikmati angin sepoi-sepoi. Ditemani camilan kecil dan minuman dingin. Tanpa diganggu ocehan para bocah. Heran juga mereka anteng main.

            Halloooo… ternyata anak-anak sudah nyemplung di kolam air mancur yang ada taman itu. Kami berpandangan dan selanjutnya tertawa terpingkal-pingkal. Dengan suka cita dan riang gembira mereka main air. Tingkah polah mereka pun menjadi pusat perhatian para wisatawan.

            Setelah puas berenang, kami membawa anak-anak keliling pulau sentosa dengan manaiki bis gratisan. Selanjutnya kami menyusuri jalanan Queenstreet, jelas dong bukan belanja di mall tapi berburu di pedagang loak. Jangan salah lho… di Singapura ada penjual barang-barang bekas. 1 dollar bisa dapat mainan seabreg-abreg. Dengan modal pas-pasan puas rasanya jalan-jalan di negeri singa, sampai rumah pun tengah malam.