Kunci Utama Meraih Rezeki | Keluarga Harmonis

Berbagai tips bisnis dan usaha sudah sering kita dengar untuk meningkatkan pendapatan. Namun, dari semua tips itu ada satu tips yang seringkali tidak tersampaikan, padahal jusru tips inilah yang paling jetu. Apa itu? yaitu taat pada Allah SWT. Apa hubungannya taat kepada Allah dengan kelancaran rezeki? Yuk kita simak penjelasan di bawah ini

Taat kepada Allah SWT. adalah mengikuti semua aturan dan perintah-Nya. Ketaatan tanpa tawar menawar dan tanpa pilih-pilih. Ketaatan kepada Allah SWT. tercermin dengan melaksanakan ibadah harian dengan sungguh-sungguh dan membingkai kehidupan dengan aturan-aturan Allah SWT.

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”

Ketaatan kepada Allah SWT. akan mendatangkan kasih sayang-Nya, pertolongan dan pemeliharaan-Nya. Allah SWT. tidak akan sungkan untuk memberikan limpahan rezeki, sebagaimana disebutkan di dalam Al Quran,

“Dan sekiranya mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama islam), niscaya kami akan mencurahkan kepada mereka air yang cukup.” (Al-Jinn:16)

“Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil, dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada sekelompok yang jujur dan taat. Dan banyak di antara mereka sangat buruk apa yang mereka kerjakan.” (Al-Maidah:66)

Ada banyak contoh orang yang taat kepada Allah SWT. rezekinya mengalir deras seperti air. Salah satunya adalah Harta Winata. Pengusaha muda ini senantiasa melaksanakan perintah Allah SWT., bukan itu saja, beliau pun mendorong karyawannya untuk taat kepada Allah SWT. Setiap mendengar azan maka semua mesin di pabriknya dihentikan dan semua karyawan sholat berjamaah. Dari segi hitung-hitungan materi, Harta Winata rugi sekian juta setiap mesin dimatikan, tapi yang beliau rasakan justru sebaliknya, usahanya bertambah maju dari hari ke hari. Harta Winata pun senantiasa berbaktik kepada kedua orangtuanya sebagai salah satu perintah Allah SWT.

Jika demikian, mengapa masih menunda untuk taat kepada Allah SWT???